Cinta
hanya terdiri dari satu kata dan lima kosakata. Namun, arti dari cinta
begitu besar. Cinta adalah sebuah pengorbanan dan ketulusan hati. Cinta
itu ikhlas, dan cinta itu murah hati. Cinta tidak memandang fisik atau
materi, cinta memandang hati orang yang tulus padanya. Cinta itu mulia, dan cinta itu selamanya.
KISAH ROBERT McQUILKIN
"Robertson McQuilkin adalah seorang Rektor Universitas Internasional
Columbia. Namun isterinya mengalami sakit alzheimer atau gangguan fungsi
otak, sehingga ia tidak mengenali semua orang bahkan anak-anaknya,
hanya satu orang yang ada dalam ingatannya, yaitu suaminya Robertson."
Karena kesibukan Robertson, maka ia menyewa seorang perawat untuk
merawat dan menjaga isterinya. Namun suatu pagi alangkah herannya ia dan
semua orang dikantornya, melihat Muriel isterinya datang ke kantor
tanpa alas kaki dan ada bercak-bercak darah di kakinya. Ternyata Muriel
bangun dari tempat tidur dan hanya dengan menggunakan daster berjalan
kaki menuju kantor suaminya yang berjarak kira-kira satu kilometer dan
bercak-bercak darah ada di sepanjang lantai kantor suaminya karena
kakinya terantuk di jalan beberapa kali. Ketika masuk ke kantor
suaminya, Muriel berkata “Saya tidak mau perawat, saya hanya mau kamu
menemaniku.”
Mendengar kata-kata Muriel, Robertson mengingat janji nikahnya 47
tahun lalu, dan tidak lama kemudian ia meminta kepada pihak universitas
untuk pensiun dan berhenti dari jabatannya sebagai Rektor. Pada pidato
perpisahan di Universitas Internasional Columbia Robert McQuilkin
menjelaskan apa yang terjadi pada isterinya dan mengapa ia mengambil
keputusan untuk mengundurkan dari dari jabatannya. Ia berkata: “47 tahun yang lalu, saya berjanji kepada Muriel
dihadapan Tuhan dan disaksikan banyak orang, bahwa saya akan menerima
dan selalu mencintai Muriel baik dalam suka maupun dalam duka, dalam
keadaan kaya atau miskin, baik dalam keadaan sehat atau sakit.” Kemudian
ia melanjutkan: “Sekarang inilah saat yang paling diperlukan oleh
Muriel agar saya menjaga dan merawatnya.”
Tidak lama kemudian Muriel tidak bisa apa-apa lagi, bahkan untuk
makan, mandi, serta buang air pun, ia harus dibantu oleh Robertson. Pada
tanggal 14 Februari 1995 adalah hari istimewa mereka, 47 tahun lalu,
dimana Robertson melamar dan kemudian menikahi Muriel. Maka seperti
biasanya Robertson memandikan Muriel dan menyiapkan makan malam
kesukaannya dan menjelang tidur ia mencium Muriel, menggenggam
tangannya, dan berdoa, “Tuhan, jagalah kekasih hatiku ini sepanjang
malam, biarlah ia mendengar nyanyian malaikat-Mu.”
Paginya, ketika Robertson sedang berolahraga dengan sepeda statis,
Muriel terbangun. Ia tersenyum kepada Robertson, dan untuk pertama kali
setelah berbulan-bulan Muriel tak pernah berbicara, ia memanggil
Robertson dengan lembut dan berkata: “Sayangku …” Robertson terlompat
dari sepeda statisnya dan memeluk Muriel. Kemudian Muriel betanya kepada
suminya: “Sayangku, apakah kamu benar-benar mencintaiku?” tanya Muriel
lirih, Robertson mengangguk dan tersenyum. Kemudian Muriel berkata: “Aku
bahagia,” dan itulah kata-kata terakhir Muriel sebelum meninggal.
Teman
- teman terkasih, Robert McQuilkin adalah seorang yang pantas kita
tiru. Begitu besar cintanya kepada sang istri, Muriel, yang meskipun
sakit namun dia tidak pernah meninggalkannya. Memang pada awalnya Robert
menyewa perawat untuk menjadi teman dan membantu istrinya, namun apakah
dia tega melihat sang istri yang dengan penuh perjuangan berjalan
menghampiri kekasih hatinya itu hanya untuk minta ditemani olehnya? Jika
Robert tidak mencintai istrinya, Robert tidak akan mau menjaga dan
merawat istrinya lagi, terlebih karena Muriel sudah terserang penyakit alzheimer,
yang sewaktu - waktu Muriel bisa saja melupakan Robert, kekasih
hatinya. Dan Muriel, betapa besar juga rasa cintanya kepada Robert,
sehingga ia masih mengingat lelaki yang amat dicintainya itu walapun dia
sudah terserang penyakit alzheimer.
Seperti yang sudah dikatakan, cinta itu selamanya,
cinta tidak bisa dipisahkan oleh apapun, cinta selalu berada pada suka
dan duka. Cinta tidak akan pernah meninggalkan cintanya yang lain. Cinta
itu mengikat dua pasang manusia. Cinta membutakan dua mata sepasang
manusia, sehingga keduanya menjadi tergila - gila dan tidak akan
meninggalkan satu sama lain. Karena ketergila - gilaan itu, semua
kekurangan dan kelebihan pasangan adalah hal yang patut kita cintai dan
patut kita satukan untuk menjadi sepasang yang sempurna dan melaksanakan
kehendak Allah dengan baik dan semestinya.
Sudahkan
Anda menyapa pasangan hidup Anda hari ini? Bersyukurlah karena pasangan
Anda masih sehat dan tidak mengalami sakit. Bersyukurlah karena Anda
masih memiliki pasangan Anda sampai saat ini. Bersyukurlah dengan
pasangan Anda, karena seperti apapun pasangan Anda, dialah yang menemani
kita sampai akhir hayat kita nanti. Dialah kawan setia kita disaat
semua orang membenci dan mengacuhkan kita. Dialah tempat bersandar bagi
kita.
Berdoalah
juga bagi Anda, yang pasangan hidupnya tengah sakit atau sudah tiada,
karena dengan berdoa, Anda menunjukkan cinta Anda padanya, Anda masih
peduli kepadanya. Mintalah kepada Tuhan agar dia diberikan jalan yang
terbaik karena Anda benar - benar mencintainya. Anda tidak mau melihat
mereka menderita dan sengsara.
Cintailah
pasangan Anda setulus hati Anda, dengan segala kekurangan dan kelebihan
Anda. Cintailah segala kelebihan dan kekurangan pasangan Anda pula.
Hargailah dia dan buatlah dia bahagia. Karena kunci keharmonisan
pasangan adalah kebahagiaan yang tidak berujung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar