Jumat, 29 Mei 2015

KISAH INSPIRATIF : KETULUSAN CINTA


Cinta hanya terdiri dari satu kata dan lima kosakata. Namun, arti dari cinta begitu besar. Cinta adalah sebuah pengorbanan dan ketulusan hati. Cinta itu ikhlas, dan cinta itu murah hati. Cinta tidak memandang fisik atau materi, cinta memandang hati orang yang tulus padanya. Cinta itu mulia, dan cinta itu selamanya. 


 KISAH ROBERT McQUILKIN

"Robertson McQuilkin adalah seorang Rektor Universitas Internasional Columbia. Namun isterinya mengalami sakit alzheimer atau gangguan fungsi otak, sehingga ia tidak mengenali semua orang bahkan anak-anaknya, hanya satu orang yang ada dalam ingatannya, yaitu suaminya Robertson."

Karena kesibukan Robertson, maka ia menyewa seorang perawat untuk merawat dan menjaga isterinya. Namun suatu pagi alangkah herannya ia dan semua orang dikantornya, melihat Muriel isterinya datang ke kantor tanpa alas kaki dan ada bercak-bercak darah di kakinya. Ternyata Muriel bangun dari tempat tidur dan hanya dengan menggunakan daster berjalan kaki menuju kantor suaminya yang berjarak kira-kira satu kilometer dan bercak-bercak darah ada di sepanjang lantai kantor suaminya karena kakinya terantuk di jalan beberapa kali. Ketika masuk ke kantor suaminya, Muriel berkata “Saya tidak mau perawat, saya hanya mau kamu menemaniku.”

Mendengar kata-kata Muriel, Robertson mengingat janji nikahnya 47 tahun lalu, dan tidak lama kemudian ia meminta kepada pihak universitas untuk pensiun dan berhenti dari jabatannya sebagai Rektor. Pada pidato perpisahan di Universitas Internasional Columbia Robert McQuilkin menjelaskan apa yang terjadi pada isterinya dan mengapa ia mengambil keputusan untuk mengundurkan dari dari jabatannya. Ia berkata: “47 tahun yang lalu, saya berjanji kepada Muriel dihadapan Tuhan dan disaksikan banyak orang, bahwa saya akan menerima dan selalu mencintai Muriel baik dalam suka maupun dalam duka, dalam keadaan kaya atau miskin, baik dalam keadaan sehat atau sakit.” Kemudian ia melanjutkan: “Sekarang inilah saat yang paling diperlukan oleh Muriel agar saya menjaga dan merawatnya.”

Tidak lama kemudian Muriel tidak bisa apa-apa lagi, bahkan untuk makan, mandi, serta buang air pun, ia harus dibantu oleh Robertson. Pada tanggal 14 Februari 1995 adalah hari istimewa mereka, 47 tahun lalu, dimana Robertson melamar dan kemudian menikahi Muriel. Maka seperti biasanya Robertson memandikan Muriel dan menyiapkan makan malam kesukaannya dan menjelang tidur ia mencium Muriel, menggenggam tangannya, dan berdoa, “Tuhan, jagalah kekasih hatiku ini sepanjang malam, biarlah ia mendengar nyanyian malaikat-Mu.”

Paginya, ketika Robertson sedang berolahraga dengan sepeda statis, Muriel terbangun. Ia tersenyum kepada Robertson, dan untuk pertama kali setelah berbulan-bulan Muriel tak pernah berbicara, ia memanggil Robertson dengan lembut dan berkata: “Sayangku …” Robertson terlompat dari sepeda statisnya dan memeluk Muriel. Kemudian Muriel betanya kepada suminya: “Sayangku, apakah kamu benar-benar mencintaiku?” tanya Muriel lirih, Robertson mengangguk dan tersenyum. Kemudian Muriel berkata: “Aku bahagia,” dan itulah kata-kata terakhir Muriel sebelum meninggal.

Teman - teman terkasih, Robert McQuilkin adalah seorang yang pantas kita tiru. Begitu besar cintanya kepada sang istri, Muriel, yang meskipun sakit namun dia tidak pernah meninggalkannya. Memang pada awalnya Robert menyewa perawat untuk menjadi teman dan membantu istrinya, namun apakah dia tega melihat sang istri yang dengan penuh perjuangan berjalan menghampiri kekasih hatinya itu hanya untuk minta ditemani olehnya? Jika Robert tidak mencintai istrinya, Robert tidak akan mau menjaga dan merawat istrinya lagi, terlebih karena Muriel sudah terserang penyakit alzheimer, yang sewaktu - waktu Muriel bisa saja melupakan Robert, kekasih hatinya. Dan Muriel, betapa besar juga rasa cintanya kepada Robert, sehingga ia masih mengingat lelaki yang amat dicintainya itu walapun dia sudah terserang penyakit alzheimer

Seperti yang sudah dikatakan, cinta itu selamanya, cinta tidak bisa dipisahkan oleh apapun, cinta selalu berada pada suka dan duka. Cinta tidak akan pernah meninggalkan cintanya yang lain. Cinta itu mengikat dua pasang manusia. Cinta membutakan dua mata sepasang manusia, sehingga keduanya menjadi tergila - gila dan tidak akan meninggalkan satu sama lain. Karena ketergila - gilaan itu, semua kekurangan dan kelebihan pasangan adalah hal yang patut kita cintai dan patut kita satukan untuk menjadi sepasang yang sempurna dan melaksanakan kehendak Allah dengan baik dan semestinya. 

Sudahkan Anda menyapa pasangan hidup Anda hari ini? Bersyukurlah karena pasangan Anda masih sehat dan tidak mengalami sakit. Bersyukurlah karena Anda masih memiliki pasangan Anda sampai saat ini. Bersyukurlah dengan pasangan Anda, karena seperti apapun pasangan Anda, dialah yang menemani kita sampai akhir hayat kita nanti. Dialah kawan setia kita disaat semua orang membenci dan mengacuhkan kita. Dialah tempat bersandar bagi kita.


Berdoalah juga bagi Anda, yang pasangan hidupnya tengah sakit atau sudah tiada, karena dengan berdoa, Anda menunjukkan cinta Anda padanya, Anda masih peduli kepadanya. Mintalah kepada Tuhan agar dia diberikan jalan yang terbaik karena Anda benar - benar mencintainya. Anda tidak mau melihat mereka menderita dan sengsara. 

Cintailah pasangan Anda setulus hati Anda, dengan segala kekurangan dan kelebihan Anda. Cintailah segala kelebihan dan kekurangan pasangan Anda pula. Hargailah dia dan buatlah dia bahagia. Karena kunci keharmonisan pasangan adalah kebahagiaan yang tidak berujung.

Selamat pagi, Tuhan berkati.



sumber cerita : http://rohani.beranimaju.com/2015/01/ketulusan-cinta/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar