Lahir: di Narbonne, Gaul
Martir: 288 AD di Roma
Dikanonisasi: prakongregasi
Simbol: Anak panah dan Mahkota
Santo Sebastianus, Martir
Martir abad ketiga ini
konon dibesarkan di Milano, Italia. Menurut kisah, Sebastianus berangkat
ke Roma pada tahun 283.
Disana ia memberanikan diri masuk dalam jajaran angkatan
bersenjata Romawi. Ia berhasil menjadi seorang perwira
Romawi.
Tujuan utamanya ialah agar bisa lebih dekat dengan
orang-orang
Kristen yang dianiaya, menghibur dan meneguhkan mereka.
Karena
kagum akan keberanian dan kecekatan Sebastianus dalam
bermain
pedang, Kaisar Diokletianus (284-305) mengangkat dia
menjadi
pengawal istana kekaisaran. Ketika pada tahun 288 Kaisar
mengetahui bahwa Sebastianus pengawal istananya adalah
penganut
Kristen dan seorang penentang aksi penganiyaan terhadap
orang-
orang Kristen, ia memerintah penangkapan Sebastianus dan
memaksa dia
menyangkali imannya. Namun dengan tegas Sebastianus
menolak
perintah Kaisar sekalipun diancam hukuman mati. Kaisar
mengambil
keputusan pintas: memerintahkan regu pemanah menghabisi
nyawanya.
Seusai penganiyaan itu, para pemanah meninggalkan
Sebastianus penuh panah yakin bahwa ia sudah mati. Tetapi ternyata ia
masih hidup.
Seorang wanita Kristen, Irene namanya, menemukan dia
masih hidup
dan membawanya kerumah untuk dirawat. Konon, setelah
sembuh Sebastianus kembali ke Istana untuk
menghadap Kaisar Diokletianus. Disana ia memperingatkan
Kaisar
agar menghentikan penganiayaan terhadap orang-orang
Kristen yang
tidak bersalah. Amarah kaisar memuncak, sehingga ia
langsung
memerintahkan tentaranya menganiaya Sebastianus sampai
mati.
Maka Sebastianus mati setelah aksi pembunuhan yang
kedua.
Jenazahnya dibuang kedalam selokan air. Sebastianus
adalah
seorang martir yang sejak zaman Kristen awal sangat
terkenal.
Jenazahnya kemudian dikuburkan di jalan Appia,
kemungkinan di
dalam katakombe yang terletak dibawah basilik Santo
Sebastianus,
Roma yang mulai dibangun pada th 367 diatas makamnya dan
selesai dibangun th 1611 oleh Kardinal Scipio Borghese. Relikwinya di
pindah ke Santo Medardus di Soissons pada th 826.
Berawal di abad ke 7 sewaktu terjadi epidemik penyakit di Roma dan kemudian abad ke 14 Eropa diserang epidemik "Black Death"
yang terjangkit secara random dan masal. Menjadikan banyak penduduk yang
menduga bahwa kuman penyakit tersebut dikirim oleh roh para serdadu
alam/ bumi yang memanah anak panahnya kedunia. Karena putus asa mereka
berdoa dan memohon intersesi Santo Sebastianus dan karena itu
Santo Sebastianus menjadi pelindung hewan sakit dan manusia yang
sudah dekat kematian.
Doa kepada Santo
Sebastianus
O peminpin punggawa Kaisar Roma, kau telah memilih
untuk menjadi serdadu Yesus dan mewartakan iman Raja
segala Raja - karena itu kau telah divonis mati. Akan
tetapi tubuhmu yang atletis dan kuat membuktikan bahwa
semua anak panah amatlah lemah. Karena itu mereka
memilih cara lain untuk membunuhmu agar kau dapat
memberikan hidupmu kepada Tuhan. Semoga semua yang dalam
perlindungan dan intersesimu tetap kuat dalam imannya seperti engkau
Santo Pelindungku, Amin.
Respons
Ya Tuhan, kabulkanlah kekuatan dalam iman. Seperti
contoh yang diperlihatkan Santo Sebastianus martir-Mu,
agar kami dapat patuh kepada-Mu dan bukan kepada manusia, Amin.
sumber dari : http://www.ekaristi.org/sabastian_pelindung.php
Tidak ada komentar:
Posting Komentar